Emas terus melemah selama lima hari berturut-turut mendekati level terendah dua minggunya. Para investor masih menanti data NFP yang akan dirilis malam nanti sebagai penanda kemungkinan naiknya suku bunga AS.

Emas

Spot emas menurun secara lambat hingga mencapai USD 1,112.60 per troy ons, tak jauh dari angka terendah dua minggu lalu pada USD 1,110.75. Di bursa Comex, kontrak berjangka emas pengiriman Desember terkikis 0.13 persen menjadi 1,112.30 Dolar AS per troy ons. Emas telah kehilangan hampir 3 persen nilai jualnya selama seminggu ini, penurunan mingguan tersebesar sejak pekan yang berakhir 24 Juli lalu akibat menyebarnya harapan mengenai kenaikan suku bunga oleh the Fed.

Harga emas terpeleset setelah dirilisnya data tenaga kerja sektor swasta AS versi ADP yang meningkat tajam, menambah ekspektasi pada menguatnya laporan Non-farm Payrolls yang akan diluncurkan malam nanti. Laporan lain yang sudah dirilis kemarin malam dalam aktivitas manufaktur gagal memberikan pengaruh pada pergerakan harga emas, karena para trader enggan untuk menempatkan posisi besar menjelang laporan pekerjaan.

 

Pengaruh Dari Sektor Ketenagakerjaan AS

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran meningkat 10,000 menjadi 277,000 untuk pekan kemarin. Meskipun naik, angka tersebut masih mendekati nilai terendahnya 15 tahun silam. Rata-rata empat mingguan tercatat turun 1,000 ke 270,750; kira-kira kurang dari 5,000 dibanding akhir Agustus lalu.

Indeks ketenagakerjaan U-6, yang mengukur lebih luas situasi tenaga kerja di AS menyusut 0.1 persen bulan Agustus menjadi 10.3 persen. Indeks ini lebih disukai oleh pimpinan the Fed Janet Yellen untuk mengukur pengangguran, yang melacak jumlah pekerja marginal untuk angkatan kerja seperti halnya pekerja paruh waktu. Marginally attached workers didefinisikan sebagai mereka yang tidak bekerja atau tidak mencari pekerjaan, tapi telah mencari kerja dalam 12 bulan terakhir.

Dalam pernyataan kebijakan moneter September lalu, FOMC mengindikasikan akan memantau pertumbuhan dalam angkatan tenaga kerja sebelum meningkatkan suku bunga jangka pendeknya. Kenaikan suku bunga dipandang sebagai pelemahan emas yang akan sulit bersaing dengan aset lain yang menghasilkan bunga.