Masalah, penyebab dan cara mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada conveyor system

Masalah   : Belt conveyor bergerak lurus apabila tanpa beban, tetapi tidak lurus saat ada beban material.

Penyebab :

    • Beban yang jatuhnya tidak beraturan
    • Beban yang jatuhnya tidak di center belt conveyor
    • Belt conveyor dan roller pada posisi jatuhan material tidak bersentuhan

Cara Mengatasi :

    • Atur chute pengarah material sehingga jatuhan material di center belt conveyor
    • Atur posisi roller atau bracket agar roller dan belt conveyor bersentuhan

Masalah    : Belt conveyor bergerak ke salah satu sisi pada beberapa titik sepanjang conveyor

Penyebab :

    • Posisi roller  /  bracket roller tidak berada pada sudut yang benar terhadap sumbu belt conveyor
    • Frame conveyor tidak lurus
    • Adanya material yang menempel pada roller
    • Frame conveyor tidak level 

Cara mengatasi :

    • Geser sisi bracket roller  ( sisi yang  arah belt conveyornya  bergeser ) ke arah putaran belt conveyor
    • Lakukan pengecekan center line frame conveyor
    • Bersihkan roller dari material yang menempel
    • Pasang belt cleaner untuk membersihkan sisa material yang menempel pada belt conveyor
    • Pasang slef aligning atau I tracker

Masalah   : Belt conveyor bergerak ke salah satu sisi sepanjang conveyor

Penyebab :

    • Sambungan belt conveyor tidak lurus
    • Bagian tepi belt conveyor rusak
    • Belt conveyor sudah rusak

Cara mengatasi :

    • Potong belt conveyor dan lakukan sambungan ulang
    • Cek belt conveyor dan lakukan repair
    • Potong dan insert belt conveyor bagian yang telah rusak

Masalah   : Belt conveyor bergerak ke salah satu sisi tidak beraturan

Penyebab :

    • Belt conveyor terlalu keras atau kaku

Cara mengatasi :

    • Ganti spec belt conveyor dengan jenis yang lebih lentur
    • Pasang self Aligning atau i tracker

Masalah   : Belt conveyor tidak berada pada center Drive pulley

Penyebab :

    • Drive pulley tidak center dengan roller
    • Lagging pulley telah rusak / aus
    • Material menempel pada drive pulley

Cara Mengatasi:

    • Lakukan center line pada drive pulley terhadap roller
    • Ganti lagging pulley dengan type yang beralur
    • Bersihkan material yang menempel pada pulley
    • Pasang belt cleaner
    • Install self aligning atau I tracker

Masalah    : Belt conveyor tidak center pada tail pulley

Penyebab :

    • Beban material jatuhnya tidak center pada belt conveyor
    • Return roller atau snub pulley tidak center dengan tail pulley
    • Tension belt conveyor kurang
    • Ada material yang menempel pada return roller , pada snub pulley atau pada tail pulley

Cara Mengatasi :

    • Atur chute pengarah material sehingga jatuhan material di center belt conveyor
    • Atur dan aligment return roller atau snub pulley terhadap tail pulley
    • Hitung kembali tension belt yang diperlukan / tambah tension
    • Bersihkan material yang menempel pada return roller, snub pulley dan tail pulley
    • Install self aligning atau i tracker

Masalah   : Aus pada bagian bawah belt conveyor  ( bottom cover )

Penyebab :

    • Terjadi slip antara belt conveyor dengan pulley
    • Roller tidak berputar atau putarannya terlalu berat
    • Tension belt conveyor kurang
    • Ada material yang menempel pada roller atau pulley
    • Karet lagging pada drive pulley telah aus

Cara Mengatasi :

    • Tambahkan tension belt conveyor
    • Tambahkan sudut kontak pada drive pulley
    • Bersihkan area yang menghambat putaran roller atau ganti roller
    • Bersihkan material yang menempel pada roller dan pulley
    • Ganti rubber laging yang telah aus

Masalah   : Aus pada rubber bagian atas belt conveyor  ( top cover )

Penyebab :

    • Jatuhan material yang tidak center
    • Lendutan belt conveyor antar roller
    • Ada material yang menempel pada roller atau pulley

Cara Mengatasi :

    • Atur agar jatuhan material center terhadap belt conveyor
    • Sesuaikan jarak antar roller
    • Bersihkan area yang menghambat putaran roller atau ganti roller
    • Bersihkan material yang menempel pada roller dan pulley
    • Pasang belt cleaner

Masalah   : Goresan pada rubber bagian atas belt conveyor  ( top cover )

Penyebab :

    • Jarak antara belt conveyor dan skirt board terlalu sempit
    • Skirt rubber terlalu kaku
    • Ada material yang tercepit pada skirt rubber / skirt board
    • Material yang menempel pada return roller atau pulley

Cara Mengatasi :

    • Atur jarak antara belt conveyor dengan skirt rubber antara 10 s/d 18 mm
    • Gunakan skirt rubber dengan hardness antara 50 s/d 70
    • Hindari penggunakan potongan belt conveyor sebagai skirt rubber
    • Install blet cleaner

Masalah   : Sobekan / goresan pada belt conveyor

Penyebab :

    • Belt conveyor tracking
    • Ada logam tajam yang terbawa material
    • Ada material yang menempel pada bagian struktur conveyor dan bergesekan dengan belt conveyor

Cara Mengatasi :

    • Atur kelurusan belt conveyor
    • Pasang metal detektor  atau magnetik sparator
    • Bersihkan secara berkala material yang menempel pada conveyor sistem
    • Pasang belt cleaner

Masalah   : Kemuluran  pada bagian sisi belt conveyor

Penyebab :

    • Belt conveyor tracking
    • Sudut bracket transisi roller yang tidak benar
    • Tinggi bracket roller yang tidak sama
    • Sudut antar bracket yang berbeda
    • Jarak bracket roller yang terlalu jauh
    • Tension belt conveyor terlalu besar

Cara Mengatasi :

    • Atur belt conveyor agar tidak tracking
    • Atur sudut bracket transisi atau atur jarak bracket transisi
    • Samakan ketinggian bracket standard perbedaan tinggi maksimal 5 mm
    • Gunakan sudut bracket yang sama kecuali pada bracket transis
    • Atur jarak bracket roller
    • Hitung tension belt dengan benar

Pengecekan berkala pada conveyor sistem sangat penting untuk dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan. Hal- hal yang perlu menjadi perhatian saat melakukan pengecekan berkala antara lain :

a.Roller

    • Bunyi yang tidak normal
    • Roller yang tidak berputar
    • Adanya material yang menempel pada roller

b.Belt Conveyor

    • Sobek
    • Keausan
    • Kondisi sambungan belt
    • Kelurusan belt conveyor

c.Pulley

    • Bunyi yang tidak normal
    • Suhu bearing
    • Keausan rubber lagging
    • Material yang menempel pada pulley

Referensi Produk: